Minggu, November 29, 2009
Sejarah Toyota Starlet (Si Merah-ku ituuu....)

Toyota Starlet adalah mobil kecil yang diproduksi oleh Toyota Motor Corporation, Japan dari tahun 1973 sampai 1999. Pada awalnya Starlet merupakan versi lebih mahal dari Toyota Publica, dan disebut Publica Starlet. Starlet yang sebenarnya (tanpa nama Publica) diluncurkan pada tahun 1978 berbentuk Hatchback 3 dan 5 pintu. Pasar yang besar untuk Starlet adalah Jepang, Indonesia, Amerika Tengah, dan beberapa negara Eropa seperti Belanda, Belgia, Swiss, dan Yunani. Setelah Starlet dihentikan produksinya pada tahun 1999, posisinya digantikan oleh Toyota Yaris.
- Starlet 60-Series (1978-1984)Ini adalah Starlet pertama yang berbentuk Hatchback, dan model Station Wagon juga tersedia. Mesin yang digunakan adalah 1000 cc, 1200 cc, atau 1300 cc. Starlet berpenggerak roda belakang ini di Jepang dipasarkan dalam trim level Standard, DX, XL, XL Lisse, S, dan SE.
Model awal memiliki lampu depan bulat, sedangkan model facelift tahun 1980 hadir dengan lampu depan kotak. Untuk tahun 1983, Starlet mendapat facelift kedua dengan lampu depan kotak dan grille baru, serta lampu belakang baru dengan pintu bagasi yang terbuka lebih rendah.
Starlet KP61 3 pintu merupakan model yang pernah dijual di Amerika Serikat pada tahun 1981 sampai 1984.
Starlet 70-Series (1985-1989)
1988 Starlet XL
1988 Starlet XL
Starlet sekarang berpenggerak roda depan dengan mesin baru 12 valve 1000 cc 1E atau 1300 cc 2E. Di Jepang, Starlet 1300 cc ada yang menggunakan mesin injection 2E-E, dan turbo 2E-TELU. Starlet bermesin diesel 1500 cc juga dijual di Jepang dan beberapa negara Eropa.
Pada tahun 1985, Starlet pertama yang dirakit diluar Jepang yaitu model EP70 1000 cc di Indonesia. Setahun berikutnya juga dirakit model EP71 1300 cc.
Di Jepang, Starlet tersedia dalam banyak variant, yaitu Standard, DX, Soleil, XL, XL Lisse, S, SE, Si, Si Limited, Si Canvas Top, Ri, Turbo R, dan Turbo S. Model Ri and Turbo R merupakan variant berbody ringan yang untuk keperluan balap. Sedangkan Turbo S adalah yang kencang dan berkelas. S, Si, Si Canvas Top, Ri, dan Turbo R hanya 3 pintu, SE hanya 5 pintu, sedangkan yang lainnya ada yang 3 dan 5 pintu. Model Turbo S dan Turbo R memiliki bumper yang lebih besar dan body kit.
Untuk pasar export, Starlet hadir dalam model Standard and XL bermesin 1000 cc, 1.3 DX, 1.3 XL, 1.3 S, and 1.3 SE bermesin 1300 cc, serta Standard bermesin diesel 1500 cc. Berbasis 1.0 XL atau 1.3 SE, model Si Limited hadir dengan spoiler depan dan belakang, dan ditawarkan dalam warna putih dan two-tone hitam silver.
Starlet 80 Series (1990-1998)
1992 Starlet 1.3 XLi EP81
1992 Starlet 1.3 XLi EP81
Model ini menggunakan platform P80 dengan design body yang lebih bulat dari model sebelumnya. Untuk pasar Jepang, Starlet mendapat mesin baru 16 valve 4E-F (karburator), 4E-FE (injection), dan 4E-FTE (injection, turbo). Starlet export tetap menggunakan mesin 1E, 2E, atau 2E-E. Mesin diesel 1N dipasang pada Starlet di Jepang dan beberapa negara di Eropa.
Variant Starlet JDM (Japanese Domestic Market) adalah Soleil, Soleil L (yang paling laku), S, X Limited, Canvas Top, Gi, dan GT Turbo. Gi dan GT memiliki standard body kit dan jok depan bucket yang sporty, serta lampu belakang dan garnish yang berbeda dari model lainnya. Mulai tahun 1992, semua Starlet di Jepang menggunakan injection.
Starlet versi export adalah 1.0 Standard, 1.0 XL, 1.3 XL, dan 1.3 S. Di Eropa Starlet menggunakan mesin 2E-E dengan injection, sehingga nama variant-nya 1.3 i, 1.3 XLi, dan 1.3 Si. Model 1.0 GL dan 1.3 GLi untuk pasar Inggris memiliki standar sunroof.
Di Indonesia, Starlet dipasarkan dalam variant 1.0 XL, 1.3 SE, dan 1.3 SE Limited yang kemudian menjadi 1.3 SE-G pada tahun 1992. SE-G memiliki interior yang mewah seperti X Limited, serta lampu belakang dan garnish seperti Gi dan GT versi facelift. Pada tahun 1996, SE dan SE-G mendapat facelift kembali dengan kap mesin dan body kit yang sama seperti Gi. Model ini disebut Fantastic Starlet.
Produksi Starlet 80-series di Jepang dihentikan pada bulan Desember 1995, tetapi diteruskan di Indonesia sampai tahun 1998.
Starlet 90 Series (1996-1999)
1997 Starlet EP91
1997 Starlet EP91
Pada dasarnya, ada 3 macam Starlet untuk pasar Jepang yaitu Reflet (biasa), Glanza (sport), dan Carat (klasik). Starlet Reflet terdiri dari versi standard yang sangat sederhana, Reflet f kelas menengah yang menggantikan Soleil L, dan Reflet x yang memiliki perlengkapan lebih banyak. Starlet Glanza terdiri dari Glanza S yang sporty, dan Glanza V Turbo yang berkemampuan tinggi. Reflet, Carat, dan Glanza S bermesin 4E-FE, Glanza V bermesin turbo 4E-FTE, dan Reflet standard juga tersedia dengan mesin diesel 1N. Semua Starlet di Jepang memiliki SRS Airbag untuk pengemudi sebagai perlengkapan standard.
Untuk variant export Starlet bermesin 2E dan 4E-FE. Starlet EP91 tersedia dalam trim level Standard, XLi, dan GLi. Di beberapa negara Eropa, Starlet dengan trim level tinggi seperti GLi, dipasarkan dengan nama GLS, XT, atau Crystal. Model ini hadir dengan SRS Airbag, head rest belakang, power window, tachometer sebagai perlengkapan standard. Perlengkapan optional-nya adalah ABS dan sunroof.
Click to 01.48
Jumat, November 06, 2009
Memotret Landscape
Memotret pemandangan/landscape sama seperti menyusun suatu komposisi musik. Kita harus bisa merasakan dan menikmatinya. Jika tidak, kita akan menjadi orang asing dan tak mampu menghayati semangat dan kehidupan alam. Kita bisa merekam gambar alam, namun mati. Akibatnya kita tidak mampu menghadirkan rekaman alam yang memiliki semangan hidup (spirit of nature). Memotret landscape dapat menjadi sesuatu yang mystical, asalkan ketika memotret soul (jiwa) kita sudah menyatu dengan alam secara baik dan benar.
Langkah-langkah mendapatkan foto landscape yang berkualitas adalah sebagai berikut:
- Seorang fotografer HARUS meminta izin kepada lingkungan sebagai tata krama.
- Sebelum melakukan transfer subyek ke dalam bingkai foto di tempat sakral dan suci (pura, gua, dsb.), hati dan pikiran fotografer HARUS sudah bisa menyatu dengan alam.
- JANGAN sombong dan jaga tutur kata dengan baik jika ingin mendapatkan efek mystical-nya.
- Sebaiknya menggunakan lensa wide angle untuk bisa meng-capture suatu objek dengan komposisi dan angle yang baik.
- Kita HARUS bisa berkomunikasi dan merasakan tanda-tanda alam.
Pada dasarnya alam sudah memiliki pesona keindahan sendiri, namun sebagai fotografer, kita harus mampu menghadirkan suatu kesatuan di dalamnya.
Click to 13.10
Posisi Horizon
Penempatan horizon pada bidang foto memberikan dampak kuat pada tampilan foto. Horizon yang ditempatkan di tengah bidang foto akan memberikan kesan kaku dan statis. Oleh karena itu, jangan menempatkan horizon di tengah bidang foto, kecuali jika kita hendak menonjolkan sisi simetri dari suatu objek, misalnya refleksi bangunan atau pohon d air sungai sehingga tampil seperti cermin.
Horizon tidak hanya horizontal, tetapi dapat juga vertikal. Penempatan horizon di bagian atas bidang foto efektif untuk mengekspos kesan jarak atau menonjolkan detail foreground (misal: hamparan padang rumput, sawah, air laut, dsb.). Tapi ingat, sebaiknya kita menerapkan ruang tajam yang lebar, dari latar depan (foreground) hingga latar belakang (background). Hal ini dapat dicapai dengan menerapkan bukaan diafragma sempit (angka besar), misalnya f/11 atau f/22.
Click to 13.08
Jumat, September 11, 2009
Memotret Model Dengan Lensa Canon 10-22mm f/3.5-4.5 USM
Lensa Canon 10-22mm f/3.5-4.5 USM dikenal sebagai lensa ultrawide atau lensa yang sangat lebar. Biasanya, lensa ini digunakan untuk memotret arsitektur dan landscape. Karena sangat lebar, lensa ini menimbulkan timbulnya efek distorsi pada foto yang dihasilkan dari lensa tersebut. Mungkin jika kita memotret arsitektur atau l
andscape distorsi tersebut akan terasa menarik, namun bagaimana jika lensa ini digunakan untuk memotret model???.
Salah satu cara menyiasatinya adalah dengan mengatur jarak d
an posisi kita terhadap objek/model yang akan difoto. Sebaiknya janganlah terlalu dekat karena akan menimb
ulkan distorsi yang cukup terasa. Sebaiknya juga jangan mengambil dari bawah ke atas, hal ini menyebabkan kaki si model akan terlihat lebih besar d
ari badannya (distorsi pa
da kaki) dan begitu pula sebaliknya (dari atas ke bawah) karena kepala si model akan terlihat "besar" daripada badannya.
Lensa ini tidak jelek jika digunakan untuk memotret model asal kita tahu posisi yang tepat untuk memotret si model.
Berikut ini adalah contoh fotonya

(kiri adalah foto yang salah, kanan adalah yang benar) :

Click to 03.29
Selasa, Agustus 11, 2009
Moon River - Frank Sinatra
Moon river wider than a mile
Im crossing you in style someday
You dream maker, you heartbreaker
Wherever youre going
Im going your way
Two drifters off to see the world
Theres such a lot of world to see
Were after the same rainbows end
Waiting round the band
My huckleberry friend, moon river and me
Click to 23.14
Now and Forever - By: Graham Russell
When love is new
And the world is out reaching for you
We try hard to hold it all
In our hands
But it slips through
Like soft drifting sands
But drying the tears
Can build it all like new
(Chorus)
Now and forever
Remember the words
From my heart will always be true
Now and forever
Together and all that I feel
Here's my love for you
Learning each day
That the right time was so far away
To tell you the things I knew
Now it's clear
That the moment
We searched for is here
And counting the years
Is all I want to do
(Chorus)
Hold me as close
As love will allow
Until all your fears are gone
What has all passed
Is over now
I'm here with you
I'm here with you
I'm holding on
I'm holding on
Is my love for you
(Repeat Chorus)
When love is new
And the world is out reaching for you
We try hard to hold it all
In our hands
But it slips through
Like soft drifting sands
But drying the tears
Can build it all like new
(Chorus)
Now and forever
Remember the words
From my heart will always be true
Now and forever
Together and all that I feel
Here's my love for you
Learning each day
That the right time was so far away
To tell you the things I knew
Now it's clear
That the moment
We searched for is here
And counting the years
Is all I want to do
(Chorus)
Hold me as close
As love will allow
Until all your fears are gone
What has all passed
Is over now
I'm here with you
I'm here with you
I'm holding on
I'm holding on
Is my love for you
(Repeat Chorus)
Click to 22.57
Jumat, Agustus 07, 2009
Ketika Semua Berbalik
Tahukah kamu kalau aku pernah mencintaimu??
Tahukan kamu kalau aku sempat memujamu??
Tahukan kamu kalau aku sering memimpikanmu??
Tahukah kamu kalau terkadang aku merindukanmu??
Dan tahukan kamu kalau aku ingin memilikimu??
Kurasa kau takkan pernah tahu..
Karena aku menyimpannya dalam-dalam..
Bahkan, karena terlalu dalam semua rasa itu menjadi hilang...
Semua rasa itu berbalik...
Aku tidak mencintaimu lagi...
Aku tidak memujamu lagi..
Aku tidak memimpikanmu lagi..
Aku juga tidak akan merindukanmu lagi..
Bahkan aku sudah tak ingin memilikimu lagi...
Aku sungguh-sungguh tidak perduli denganmu maupun kehidupanmu...
Yang aku inginkan hanyalah engkau menjauh dariku..
Dan aku hanya ingin menutup kisahku bersamamu..
Click to 16.18